Ujian Akhir Semester Marketing
UJIAN AKHIR SEMESTER
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI HOTEL
SEMESTER 7, PEMASARAN HOTEL
TANGGAL
: Desember 2017
INSTRUKSI :
1. Jawaban
dikerjakan di blog masing-masing dan akan dicek pada tanggal 22 Desember 2017
Hotel Truno adalah hotel baru
yang berlokasi di Dr Setiabudhi 186, Bandung. Merupakan hotel independen yang
didirikan oleh PT Truno Adi Maskara dan menjadi bisnis pertama perusahaan ini
di industri perhotelan. Berikut datanya :
Nama Hotel : Hotel Truno
Jumlah Kamar : 210 kamar
Kategori : Bintang 4
Investasi : 75 Milyar
Fasilitas :
- 2
meeting room kapasitas 100 pax
- 4 meeting room kapasitas 50 pax
- 2 meeting room kapasitas 20 pax
- 1 ballroom kapasitas 2000 pax
- Swimming pool + Fitness Centre + Spa
- 1 Coffee Shop
- 1 Italian Restaurant
Untuk dapat Break Even Point
dalam waktu 5 tahun, maka owner menetapkan sasaran tahun pertama hotel ini
adalah : %Occ sebesar 65% dan ARR sebesar Rp. 640.000,-
Pertanyaan :
1.
Buatlah
strategi bauran pemasaran untuk hotel Truno selama 1 tahun ke depan, termasuk
strategi untuk promosinya mengacu kepada bauran promosi.
2. Susunlah target berdasarkan segmentasi
pasar yang anda pilih, tentukan harga masing-masing segmen dan jelaskan
bagaimana cara mencapai target tersebut.
3. Buatlah analisa competitor secara sederhana
sehingga bisa menjelaskan posisi Hotel Truno diantara pesaingnya.
4. Buatlah strategi pull dan push yang bisa
membantu GM mencapai target di tahun pertama hotel ini berdiri.
1. STRATEGI BAURAN PEMASARAN HOTEL TRUNO
a. Produk
Suatu produk
akan banyak dicari apabila produk tersebut dapat memecahkan masalah pelangannya.
Hotel Truno menyediakan berbagai fasilitas bukan hanya kamar namun juga meeting
room dan ballroom yang dapat digunakan oleh segmen bisnis dan pemerintahan dan
juga untuk orang-orang yang ingin mengadakan acara seperti pernikahan atau
ulang tahun.
b. Harga
Untuk menentukan
suatu harga dalam perusahaan jasa, Hotel Truno dapat menggunakan metode dynamic
pricing, yaitu dengan menentukan tariff premium pada saat permintaan tinggi dan
tariff discount pada saat permintaan sedikit. Dalam menentukan tarif produk
jasa harus memperhatikan beberapa hal, yaitu berbagai jenis biaya diantaranya
fixed cost dan variable cost, biaya langsung dan tidak langsung, serta biaya lainnya.
Harga-harga yang
ditawarkan pesaing juga harus diperhatikan dalam menentukan harga produk jasa.
c.
Lokasi
Lokasi Hotel Truno sudah strategis namun
harus memperhatikan hal lain seperti akses, visibilitas, lalu lintas, tempat
parkir, ekspansi, lingkungan, dan persaingan. Lokasi juga berarti distribusi,
cara distribusi agar orang-orang dapat mengetahui keberadaan Hotel Truno dapat
dilakukan dengan membuat website hotel agar informasi hotel mudah diakses, bisa
juga dengan menggunakan pihak ketiga yaitu online travel agent dan offline travel agent.
d.
Promosi
Salah satu faktor yang tidak kalah penting
sebagai penentu keberhasilan suatu program pemasaran adalah promosi.
Seberapapun berkualitasnya suatu produk, apabila tidak banyak konsumen yang
tahu dan tidak yakin produk tersebut akan berguna maka konsumen tidak akan
membelinya. Dalam melakukan promosi Hotel Truno dapat melakukan bauran promosi
(promotion mix), hal ini mencakup personal selling, advertising, sales
promotion, public relation, dan direct marketing.
Strategi
bauran promosi yang dapat dilakukan oleh Hotel Truno
1. Personal
Selling
Industri hotel sangat bergantung pada
personal selling, walaupun cara ini kuno dan tidak dapat mencakup pasar yang
luas namun sentuhan personal dapat meningkatkan tingkat pendapatan dan hunian
hotel, dalam hal ini pada segmen bisnis dan pemerintahan. Keuntungan dari
metode ini adalah komunikasi dua arah. Seorang sales dapat menyesuaikan isi
pesan yang akan disampaikan karena dapat langsung menerima umpan balik dari
pelanggan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam personal selling :
ü Mencari
prospek (pelanggan)
ü Prapendekatan
(mengetahui calon pembeli)
ü Presentasi
dan demonstrasi
ü Penanganan
keberatan
Salah satu penanganan keberatan yang sering
dilakukan adalah dengan menghargai keberatan dan melanjutkan presentasi dengan
mengubahnya dengan dorongan untuk membeli.
ü Menutup
penjualan
Menutup penjualan merupakan tahap penting
dalam transaksi penjualan di mana dalam tahap ini transaksi dilaksanakan.
ü Tindak
lanjut
Tindak lanjut dapat dilakukan secara langsung
atau melalui telepon. Langkah ini mendorong bisnis yang berulang, merupakan
kesempatan yang baik untuk mendapat referensi positif (word of mouth).
2. Direct
Marketing
Hotel Truno dapat mengirimkan promo-promo atau
info yang dikirimkan melalui e-mail atau
spam langsung ke pelanggannya. Hal ini tentu akan menghemat waktu dan biaya.
3. Advertising
Advertising dapat dilakukan dengan memasang
baliho mengenai promo hotel, khususnya dipasang di bagian depan hotel, hal ini
untuk memunculkan AWARNESS bagi orang-orang yang melihat iklan tersebut.
e.
People
Dalam industri jasa manusia adalah semua
pelaku yang memainkan peranan dalam penyajian jasa sehingga dapat mempengaruhi
persepsi pembeli. Proses rekruitmen dan pelatihan kerja perlu diperhatikan
untuk dapat memperoleh orang yang akan memberikan pelayanan terbaik pada
pelanggan. Selain itu kesejahteraan karyawan juga perlu diperhatikan yaitu
gaji, tunjangan, bonus, pesangon, uang pensiun dan lain sebagainya agar
karyawan juga termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik.
f.
Sarana Fisik
Untuk sarana fisik harus tetap dijaga
kelestariannya dan lebih memunculkan karakter dari hotel dengan ciri khas
keindahan budaya bangsa Indonesia. Untuk dapat memunculkan kesan berbeda dengan
kebanyakan hotel berbintang lainnya dapat dilakukan pengembangan dan inovasi
produk.
g. Proses
SOP (Standar Operasional Procedure) dapat membantu
proses pelayanan di hotel bekerja dengan baik sehingga karyawan yang akan
melayani pelanggan akan mengetahui apa yang harus dilakukan. SOP harus kita
perjuangkan sejak mendirikan perusahaan. Pada tahap awal sop terlihat
sederhana, tetapi seiring dengan perjalanan menjalankan bisnis maka dapat dilakukan
pembaharuan atau memperlengkapi SOP. SOP harus terus dievaluasi dan dikembangkan. Dalam
periode tertentu minimal 6 bulan sekali SOP harus dievaluasi dan diperbarui
untuk perbaikan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
2.
SEGMENT
MARKET HOTEL TRUNO
Hotel Truno memiliki banyak fasilitas meeting
room dengan berbagai ukuran dan ballroom yang dapat menampung 2000 orang, dengan
fasilitas ini Hotel Truno dapat menarik segmen market dari Government dan Business dikarenakan 2 segmen ini sering mengadakan
acara dan rapat di hotel yang membutuhkan ruang rapat dan ballroom. Untuk lokasi
Hotel Truno yang strategis dilalui oleh para wisatawan tentunya Hotel Truno juga
dapat mengambil segmen market dari Leisure
dan FIT. Selain itu ada juga segmen
market dari travel agent dan OTA dikarenakan hotel tidak bisa lepas
dari 2 segmen market tersebut karena saling bergantung satu sama lain. Dan juga
yang tidak kalah penting yaitu website hotel,
untuk hotel berbintang 4 sudah selayaknya hotel memiliki website yang sudah
bisa melakukan reservasi, website akan menguntungkan hotel karena jika tidak
memiliki website maka hotel nantinya akan selalu bergantung pada OTA.
Dengan ARR yang ditentukan dalam 1 tahun
sebesar Rp 640.000 dan %Occ sebesar 65% per tahun, Hotel Truno dapat menentukan
tarif sesuai segmen marketnya sebagai berikut :
Business dan government : Rp 450.000 – Rp 550.000
Travel agent dan OTA : Rp 500.000 – Rp 600.000
FIT dan leisure : Rp 650.000 – Rp 800.000
Website :
Rp 500.000 – Rp 600.000
Tentunya harga tersebut khusunya FIT, leisure
dan OTA masih dapat diubah lebih tinggi khususnya pada saat permintaan sedang tinggi.
Cara – cara yang dapat dilakukan Hotel Truno
untuk mencapai target tersebut adalah :
Busines dan
Government
Biasanya business dan government akan
menggunakan fasilitas di hotel pada saat weekdays, untuk mencapai target ini
dapat dilakukan dengan mencari info kantor-kantor pemerintahan dan business yang
sering melakukan kegiatan di hotel lalu dapat dilanjutkan dengan mengenalkan dan
menawarkan produk dan promo hotel yang berhubungan dengan kegiatan mereka.
Travel Agent
dan OTA
Untuk travel agent dapat dilakukan dengan
membangun relasi dengan travel agent dan memberikan info dan promo terbaru.
Untuk OTA dapat dilakukan dengan cara memahami
faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi peringkat hotel di OTA, seperti
informasi yang ditampilkan, review, serta foto yang ditampilkan.
FIT dan
Leisure
Menawarkan pengalaman yang menarik dan unik yang
bisa didapatkan jika menginap di Hotel Truno merupakan salah satu cara menarik
FIT dan Leisure.
Fokus dengan repeater guest dengan membuat
program membership dengan keuntungan yang akan didapatkan.
Website
Memaksimalkan
direct booking dari website hotel harus tetap menjadi prioritas utama walaupun
sudah ada OTA yang dapat mempromosikan hotel melalui internet. Hal ini memberi
kesempatan untuk mengembangkan website hotel sebagai saluran distribusi utama. Dapat
dilakukan dengan membuat promosi sederhana seperti memberi potongan harga atau
memberi layanan gratis jika tamu memesan melalui website hotel.
3.
ANALISA
COMPETITOR DAN POSISI HOTEL TRUNO DIANTARA PESAING
Hotel Truno berada di area atau ruang lingkup
hotel berbintang 4 yang memiliki fasilitas yang mendukung MICE. Hotel Truno
memiliki segmen market yang didapat dari business, government, FIT &
Leisure, travel agent dan OTA. Hotel Truno masih baru dan ini menjadi nilai plus
dikarenakan fasilitas yang juga baru dan masih fresh. Di sekitar lokasi Hotel
Truno ada beberapa hotel berbintang 4, hal ini perlu diwaspadai karena hotel
yang sudah ada terlebih dahulu tentunya sudah mendapatkan pasar yang ada. Namun
dapat disiasati dengan cara promosi lebih gencar dan menonjolkan keunikan dari
Hotel Truno yang tidak dimiliki oleh pesaingnya.
4.
STRATEGY
PULL AND PUSH
Untuk mencapai target segmen market Hotel
Truno dapat dilakukan strategi pull dan push.
Push strategy digunakan untuk mempromosikan
produk dengan membuat produk atau merk tersebut sampai ke konsumen. Hal ini
dapat dilakukan dengan personal selling (sales call) mendatangi calon konsumen secara
tatap muka dua arah, bekerja sama dengan travel agent dan OTA.
Sedangkan pull strategy mengambil
pendekatan yang berlawanan. Tujuan pull marketing adalah membuat pelanggan
mendatangi merek. Hal ini dapat dilakukan dengan advertising di media
sosial atau website, word of mouth, direct marketing dengan cara mengirimkan
email promosi dan info kepada pelanggan.
Pull marketing merupakan upaya menciptakan loyalitas merek
dan membuat pelanggan datang kembali, sedangkan push marketing lebih ditujukan
untuk penjualan jangka pendek.




Comments
Post a Comment